BattleBlock Theater - Sampai Chapter 5 Masih Ingin Terus Lanjut ?

Gambar Utama BattleBlock Theater

Menjadi game platformer yang memiliki rating tinggi di Steam, 54.000 lebih positif dan hanya 1.000 sekian yang memberi review negatif. BattleBlock Theater, game yang di developeri oleh The Behemoth, dan Big Timber Studio dengan tanggal rilis 3 April tahun 2013, menjadi game selanjutnya yang menarik perhatian saya untuk dimainkan, kemudian bagaimana pengalaman saya ketika memainkan game platformer satu ini ?

Main Menu BattleBlock Theater

Masuk menu awal permainan, terdapat 3 pilihan menu diluar Option, Credit, dan yang lainnya. Dimulai dari Local Game, Online Play, dan Level Editor. Untuk online play hingga kini saya belum pernah mencobannya karena hingga beberapa menit matchmaking tidak ada player lain yang bergabung, untuk level editor hampir sama seperti level editor yang ada pada game lainnya, beberapa element yang kalian temui dari game ini, bisa kaian gabung-gabungkan dan menjadi sebuah level baru untuk kalian mainkan sendiri atau menantang teman kalian memainkannya. 

Local Game Menu BattleBlock Theater

Terakhir adalah local game yang terbagi menjadi 3. The Story, Furbottom's Features, dan The Arena. The Story adalah mode utama yang ada pada permainan satu ini, sekaligus yang sering saya mainkan sebelum menulis artikel ini, selain menjalani setiap level yang seru kita pun akan disuguhkan mengenai cerita dari game satu ini yang menurut saya lumayan menghibur, kemudian untuk Furbottom’s Feature sendiri tidak ada perbedaan yang berarti dari gameplay nya, hanya saja untuk stagenya menurut saya sendiri menjadi lebih rumit, dimana stage yang akan kalian temui pada chapter 3 The Story keatas akan kalian temui pada awal-awal ketika memainkan Furbottom’s ini. Terakhir adalah The Arena, ketika sudah terlalu bosan untuk memainkan The Story maupun Furbottom’s Feature maka The Arena adalah jawabannya, terutama ketika kalian memainkannya co-op bersama teman kalian, namun untuk memainkannya sendirian dan melawan komputer saya rasa tetap seru untuk dimainkan, ada banyak jenis permainan yang terdapat pada The Arena jadi pastikan untuk mencoba semuanya.

Kita mulai dari bagaimana level yang ada pada tiap chapter memang sengaja dibuat untuk dapat diselesaikan, terutama untuk level normal karena kebetulan level ini juga yang saya mainkan. Dimulai dari checkpoint yang tersebar secara merata, tidak adanya sistem nyawa, dan perangkap-perangkap yang dapat dikatakan memiliki hitungannya sendiri. Setelahnya yang menjadi favorit saya adalah setiap hal yang ada pada suatu level tidak dibuat hanya untuk membuat level tersebut terasa penuh, tetapi memang memiliki tujuannya sendiri.

Level in Local Mode BattleBlock Theater

Untuk tingkat kesulitan level sendiri yang saya tahu terbagi dua, yaitu Normal, dan Insane. Untuk normal kurang lebih seperti yang telah saya sebutkan diatas, sedangkan untuk insane ? saya tidak berminat untuk memainkannya, serius saya rasa ini adalah game yang dibuat untuk melepas lelah setelah seharian bekerja, namun jika ingin menguji skill bermain kalian, mungkin level insane adalah pilihan yang tepat.

Lobby BattleBlock Theater

Seperti game-game kebanyakan, diawal permainan kita akan diberi informasi terkait tombol-tombol yang digunakan pada game ini atau yang lebih sering kita sebut bagian tutorial, jika beberapa game perlu ruangan khusus ketika memberikan tutorial. Pada game ini informasi terkait tombol yang akan digunakan akan diberi tahu seiring dengan berjalannya permainan. Game ini sendiri dibagi pada beberapa chapter dan hingga tulisan ini dikerjakan saya masih berada pada chapter 5. Setiap chapter memiliki 9 level dengan 1 level “boss”, perbedaan antara level “boss” dan 9 level lainnya adalah jika level “boss” diberi waktu, sedangkan 9 level lainnya tidak. Hingga 5 chapter saya memainkan game ini, memang hanya itu saja yang menjadi pembeda antara level “boss” dan 9 level “biasa”.

in Game BattleBlock Theater - 1

Setelah pada bagian tutorial kita akan tiba di chapter 1, pada tahapan ini masih belum ada tantangan yang dapat membuat otak saya berpikir terlalu keras, tantangan dari tiap levelnya benar-benar dapat diselesaikan dengan mudah, dimulai dari lantai awan sampai dengan penjaga kucing, mungkin hanya itu saja yang dapat ditemui di chapter 1 sampai dengan chapter 2. Memasuki chapter 3 keatas, banyak hal-hal unik yang mulai ditemukan, seperti hewan yang dapat kita naiki, kucing yang membawa senjata, sampai dengan semacam jetpack maupun sayap yang dapat kita gunakan. Oh ya jangan lupakan robot yang menembakkan roket dan tidak dapat dihancurkan sampai dengan roti panggang yang akan terus ada.

in Game BattleBlock Theater - 2

Makin tinggi chapter yang dikerjakan desain levelpun semakin sulit, terkadang menempuh checkpoint adalah suatu keputusan yang salah, permata hijau maupun benang kasur emas harus dikorbankan apabila tidak ingin melakukan restart level. Namun ada satu hal yang tetap sama, yaitu bagaimana saya menikmati setiap level yang ada, bagaimana disatu titik terkadang frustasi terhadap level yang ada, dan bagaimana bahagianya ketika berhasil mengumpulkan semua permata dan benang kasur yang tersebar disuatu level.

Kustomisasi BattleBlock Theater

Hal terakhir yang ingin saya bahas adalah tentang kustomisasi, kustomisasi pada game ini terdapat pada bentuk wajah dari karakter yang kita mainkan, mulai dari kubus sampai dengan yang berbentuk bintang, lebih daripada itu adalah warna untuk karakter yang akan kita mainkan. Terkait persenjataan saya dapat katakan bahwa senjata pada game ini benar-benar unik, karena terkadang senjata tidak difungsikan untuk menghabisi musuh, tetapi digunakan untuk memasuki suatu area yang tidak dapat digapai jika hanya menggunakan alat-alat yang disediakan pada level tersebut.

Sumber Gambar : Microsoft 

BattleBlock Theater - Sampai Chapter 5 Masih Ingin Terus Lanjut ? BattleBlock Theater - Sampai Chapter 5 Masih Ingin Terus Lanjut ? Reviewed by Raihan Dzulfikri on June 18, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.